Mengapa Mesti Banyak Bersedekah Di Bulan Ramadhan?

Mengapa Mesti Banyak Bersedekah Di Bulan Ramadhan?

Sering kita mendengar himbauan untuk bersedekah di bulan ramadhan. lembaga-lembaga amal biasanya juga lebih giat mengumpulkan donasi di bulan ramadhan. Apakah memang bersedekah di bulan Ramadhan itu lebih istimewa?
Pada prinsipnya, bersedekah termasuk amal sholeh yang sangat istimewa. Ada banyak keistimewaannya yang disebutkan di dalam al Quran maupun hadis Nabi SAW. Amaln ini semakin bertambah dan meningkat keistimewaannya di bulan Ramadhan//
Rasulullah saw sendiri yang menegaskan ketika ada yang bertanya kepada beliau tentang sedekah yang paling utama: Rasul saw menjawab:
‘Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan,’” (HR. al-Baihaqi).
Keistimewaan sedekah di bulan Ramadhan juga bisa dilihat dari hadis nabi saw. Allah ta’ala melalui lisan Rasul Nya menjanjikan surga yang indah dan unik bagi mereka yang menggabungkan antara sedekah, puasa dan shalat malam. Inilah yang dituturkan ‘Ali ra. bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda/: “Sesungguhnya di surga ada kamar yang luarnya bisa dilihat dari dalamnya dan dalamnya bisa dilihat dari luarnya.”Llantas orang Arab badui ketika mendengar hal itu langsung berdiri dan berkata, “Untuk siapa keistimewaan-keistimewaan tersebut, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “itu disediakan bagi orang yang berkata baik, memberi makan (kepada orang yang butuh), rajin berpuasa, dan melakukan
shalat di malam hari ketika manusia terlelap tidur.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
Semua sifat yang disebutkan Nabi SAW dalam hadis ini akan lebih mudah mengumpulkannya di bulan Ramadhan. Siang harinya orang mukmin berpuasa dan tidak berkata-kata kotor. Sorenya mereka berbuka puasa dan bersedekah terhadap orang yang berbuka. Sedangkan malamnya diisi dengan shalat
tarawih atau qiamullail, beribadah di malam hari. dalam kesempatan lain Nabi SAW menjelaskan bahwa gabungan antara sedekah dan shalat malam
dapat memadamkan dosa, seperti api yang memadamkan air. Hal ini disabdakan Rasulullah SAW; “Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana api dapat dipadamkan dengan air, begitu pula shalat seseorang selepas tengah malam.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Ibadah puasa yang kita jalani pastilah di dalamnya terdapat berbagai kekurangan, maka dengan bersedekah diharapkan dapat menjadi penambal kekurangan tersebut. Boleh jadi karena itu pula kenapa kaum muslimin diwajibkan membayar zakat fitrah di akhir bulan puasa. Karena zakat fitrah termasuk menyucikan orang yang berpuasa.
ibnu ‘abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata; “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan dari kata-kata kotor, juga untuk memberi makan kepada orang miskin.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)
Dan yang terpenting adalah seluruh keistimewaan bersedekah di bulan Ramadhan ini telah dilakoni oleh Rasulullah SAW sebagai teladan dan contoh terbaik umat manusia. Beliau sendiri memang sudah dermawan dan ketika masuk Ramadhan kedermawanan itu bertambah lagi.

Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma menuturkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan.
Jibril mengajarkan al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lalu sedekah dalam bentuk apakah yang terbaik di bulan Ramadhan?
Pada prinsipnya sedekah dalam bentuk apapun adalah baik. Akan tetapi di bulan Ramadhan sedekah yang paling baik adalah memberi makan orang yang berbuka puasa, karena hal ini akan meringankan ibadah mereka. Itelah mengapa orang yang memberi makan orang berbuka puasa insyallah akan
mendapatkan pahala seperti orang yang mereka beri. Rasul SAW bersabda:
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa
mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Jadi semua sedekah yang membantu orang melaksanakan ibadah itulah yang paling baik dilakukan di
bulan Ramadhan. Sedekah ini bisa dalam bentuk menyediakan minuman atau makanan untuk orang
yang shalat tarawih atau mereka yang sedang tadarus membaca al quran atau membantu proyek-
proyek amal sholeh lainnya. Tidak perlu dalam jumlah besar, menyediakan segelas air mineral ataupun
sebutir kurma akan tetap berpahala besar .
Lalu kapan waktu yang paling tepat untuk bersedekah di bulan Ramadan?
Seluruh waktu di bulan Ramadhan adalah waktu yang baik untuk bersedekah. Kebaikan tersebut
semakin bertambah momentumnya di sepuluh hari terakhir Ramadhan dan khususnya di malam hari.
Karena di salah satu malam itu terdapat malam lailatul qadar yang merupakan malam terbaik, yang
ibadah di dalamnya bernilai lebih dari seribu bulan.
Hal ini juga bukan berarti semua sedekah kita kumpulkan di sepuluh hari terakhir, karena kita juga tidak
pernah tahu kapan ajal menjemput kita. Maka ada baiknya setiap hari kita juga bersedekah dan ketika
masuk sepuluh hari terakhir kita perbanyak jumlahnya. Sehingga di sepuluh hari terakhir tersebut bisa kita maksimalkan dengan amal sholeh

wallahu a’lam.